Diseminasi Hasil Penelitian RACD Aceh

Dalam rangka menuju Aceh Bebas Malaria 2020, kegiatan surveilans malaria telah rutin dilaksanakan. Salah satu kegiatan tersebut adalah survei kontak atau dikenal juga dengan surveilans reaktif (Reactive Case Detection). Untuk mengevaluasi keberhasilan dan efektivitas metode tersebut, di wilayah Kabupaten Aceh Besar telah dilakukan studi dengan judul “Evaluasi Metode Surveilans Reaktif” yang mana penelitian ini berlangsung dari tahun 2014-2015 di wilayah Aceh Besar. Lembaga Eijkman membagikan hasil penelitian tersebut kepada pihak-pihak yang terkait yang mana kegiatan penelitian ini merupakan kerjasama antara Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, UPT Laboratorium Kesehatan Provinsi Aceh, Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, UNICEF dan University of California San Francisco.