Pertemuan Pengembangan dan Pengaktifan Surveilans Reaktif Malaria

Tujuan program pengendalian Malaria di Indonesia adalah mencapai eliminasi malaria pada tahun 2030. Surveilans merupakan kegiatan penting dalam upaya eliminasi, sehingga diperlukan pengembangan sistem surveilans terutama surveilans aktif. Surveilans reaktif merupakan sistem surveilans aktif yang didahului dengan adanya kasus positif, kegiatan yang dilakukan dalam surveilans reaktif seperti kontak survei dan identifikasi lingkungan disekitar rumah pasien. Kegiatan tersebut sangat penting untuk mengetahui faktor resiko dan mencegah adanya penularan malaria, namun dalam pedoman surveilans yang sudah ada belum dijelaskan mengenai kegiatan surveilans reaktif tersebut (belum ada juknis secara khusus), sehingga diperlukan pedoman yang dapat dijadikan acuan dalam melaksanakan kegiatan sehingga dapat berjalan secara efektif dan efisien.