Penilaian alat diagnostik defisiensi G6PD untuk menjawab tantangan pengobatan radikal Plasmodium vivax

Pasien yang terinfeksi P. vivax atau P. ovale menderita serangan berulang jika tidak mendapatkan pengobatan primakuin. Namun pemberian primakuin dapat mengakibatkan anemia hemolisis yang membahayakan pasien dengan defisiensi G6PD. Oleh sebab itu akses yang aman terhadap primakuin bergantung pada kemampuan untuk memastikan status G6PD normal pada penderita infeksi malaria. Tim peneliti melakukan evaluasi alat RDT G6PD kualitatif (CareStart G6PD) yang diharapkan dapat digunakan pada fasilitas kesehatan. Pemeriksaan alat ini kemudian dibandingkan hasilnya dengan alat pemeriksaan kualitatif lainnya yaitu tes fluorescent (FST) dan tes spektrofotometrik kuantitatif (standar alat baku). Evaluasi alat diagnostik dilakukan di daerah endemisitas sedang di Panenggo Ede, Sumba Barat yang melibatkan 610 orang. Pemeriksaan secara kualitatif dilakukan langsung di lapangan sedangkan pemeriksaan secara kuantitatif dilakukan di laboratorium di Jakarta. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa prevalensi defisiensi G6PD berdasarkan alat kuantitatif (< 5 U/gHb) adalah 7.2%. Dengan menggunakan 30% aktivitas G6PD normal sebagai titik potong dalam uji kualitatif, tim menemukan bahwa pada kelompok partisipan lelaki sensitivitas, spesifisitas, nilai prediksi positif dan nilai prediksi negative untuk RDT G6PD lebih tinggi dibandingkan dengan FST (100%, 98.7%, 89%, 100% vs 91.7%, 92%, 55%, 99%). Sedangkan pada kelompok partisipan wanita, sensitivitas, spesifisitas, nilai prediksi positif dan nilai prediksi negative untuk RDT G6PD tidak berbeda nyata dibandingkan dengan FST (83%, 92.7%, 17%, 99.7% vs 100%, 92%, 18%, 100%). Tim peneliti menyimpulkan bahwa kemampuan RDT G6PD secara keseluruhan, terutama nilai prediksi negatif, menunjukkan keamanan untuk digunakan sebagai pemeriksaan saringan G6PD sebelum memberikan obat yang dapat menyebabkan hemolisis. Kemampuan diagnostik yang relatif buruk pada kelompok wanita diakibatkan keterbatasan yang ada pada alat diagnostik yang ada saat ini.

Sumber: Satyagraha AW, et al. 2016. Assessment of point-of-care diagnostics for G6PD deficiency in malaria endemic rural eastern Indonesia. PLoS Negl Trop Dis. 10:e0004457.

Kontributor: Iqbal Elyazar