Analisis pemetaan mikro untuk mengidentifikasi daerah kantong malaria

SM-M59824

Strategi eliminasi memerlukan daftar daerah daerah target yang menjadi kantong-kantong infeksi malaria sehingga tindakan intervensi dapat segera diambil. Tim peneliti memanfaatkan data individual yang terkumpul dari 58 pusat kesehatan setempat dan 4 rumah sakit di Provinsi Yunan, Cina, selama 3 tahun. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menentukan secara geografis daerah mana saja yang menjadi kantong infeksi malaria dengan analisis spatial kluster dan menginvestigasi apakah kantong-kantong itu berpindah-pindah sepanjang waktu. Hasil analisis mereka menunjukkan bahwa konsentrasi kasus malaria terjadi di sepanjang perbatasan namun status daerah kantong berpindah-pindah antar lokasi sepanjang 3 tahun pengamatan. Oleh sebab itu tim berpendapat bahwa teknik analisis kluster ini mungkin dapat memberikan manfaat lebih apabila digunakan untuk pemantauan real-time dimana pembentukan daerah kantong akan segara terdeteksi lebih dini dan memungkinkan diberlakukannya intervensi di daerah tersebut. Analisis ini perlu dilakukan secara rutin dan berulang-ulang dikarenakan kantong-kantong malaria itu mungkin dapat berpindah-pindah ke lokasi lain.

Sumber: Xu X, et al. 2016. Microgeographic heterogeneity of border malaria during elimination phase, Yunnan Province, China, 2011–2013. Emerg Infect Dis. 

Kontributor: Iqbal Elyazar