Anopheles flavirostris

Distribusi: Sumatera, Jawa/Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Kepulauan Maluku

Ditemukan sebagai nyamuk infektif: Jawa/Bali, Sulawesi (Detail 1, Detail 2)

Perilaku nyamuk dewasa : Anopheles flavirostris biasanya bersifat zoofilik, dimana umumnya mereka ditemukan di kandang ternak dibandingkan di sekitar pemukiman. Nyamuk spesies lebih banyak ditemukan menghisap darah di luar rumah. Aktivitas menghisap darah mencapai puncaknya pada kuartal kedua malam di daerah pesisir. Sedangkan di daerah yang tidak berada di pinggir pantai, aktifitas mereka mencapai puncaknya pada kuartal ketiga malam. Di Flores, nyamuk ini lebih memilih untuk beristirahat di dalam ruangan setelah menghisap darah.

Karakteristik habitat : Larva nyamuk An. flavirostris lebih sering ditemukan di habitat yang teduh, habitat dengan air segar dan jernih. Habitat yang dilaporkan pernah ditemukan larva ini adalah mata air, rerumputan di pinggir sungai kecil, kolam, sawah dan saluran irigasi. Spesies ini dapat ditemukan dari dataran pantai ke daerah bukit hingga 600 meter di atas permukaan laut. (Lihat Detail 3).

 

Sumber: Elyazar IRF, Sinka M, Gething PW, Tarmidzi SN, Surya A, Kusriastuti R, Winarno, Baird JK, Hay SI, Bangs MJ. 2013. The distribution and bionomics of Anopheles malaria vector mosquitoes in Indonesia. Adv Parasitol. 83:173-266.