Anopheles punctulatus

 

Distribusi: Kepulauan Maluku, Papua

Ditemukan sebagai nyamuk infektif: Papua (Detail 1, Detail 2)

Perilaku nyamuk dewasa : An. punctulatus pernah dilaporkan bertanggung jawab atas wabah malaria di dataran tinggi Papua pada tahun 1989. Lokasi wabah terjadi pada ketinggian 1.260 m di atas permukaan laut di mana spesies nyamuk ini merupakan spesies yang dominan (98%; n = 2.577) ditemukan menyerang manusia. Spesies ini juga telah terlibat dalam penularan malaria di dataran tinggi tengah Papua selama periode kekeringan ekstrim. Anopheles punctulatus biasanya menggigit manusia di luar rumah. Aktivitas puncak biasanya terjadi sebelum tengah malam. Setelah makan, spesies ini biasanya akan beristirahat di luar ruangan, seperti permukaan luar dinding rumah dan di antara semak-semak.

Karakteristik habitat : Larva Anopheles punctulatus pada umumnya ditemukan pada habitat air tawar baik pada air jernih atau air yang keruh. Habitat spesifik yang pernah dilaporkan meliputi rawa-rawa air tawar pesisir, daerah sungai dataran rendah, kolam sungai, padang rumput, di sepanjang tepi hutan, kolam renang, depresi tanah, drainase dangkal di sekitar rumah, kolam batu di sungai kering, saluran air tanah, jejak kaki, parit, bekas jalan babi, bekas roda. Larva nyamuk ini pernah ditemukan dalam habitat air hampir 42oC, mengindikasikan toleransi terhadap suhu tinggi. Spesies ini ditemukan di dataran rendah dan di perbukitan di 1.500 m di atas permukaan laut atau lebih tinggi. (Lihat Detail 3).

 

Sumber: Elyazar IRF, Sinka M, Gething PW, Tarmidzi SN, Surya A, Kusriastuti R, Winarno, Baird JK, Hay SI, Bangs MJ. 2013. The distribution and bionomics of Anopheles malaria vector mosquitoes in Indonesia. Adv Parasitol. 83:173-266.