Plasmodium ovale

Parasit Plasmodium ovale ini pada umumnya ditemukan di Indonesia Timur, terutama di Papua. Secara umum, infeksi Plasmodium ovale dapat ditemukan di wilayah tropis. Seberapa besar kontribusi infeksi terhadap total kasus malaria masih dalam pengkajian. Seringkali kontribusi infeksi ini dianggap remeh. Hal ini mungkin disebabkan oleh kesulitan diagnosis dengan mikroskop dimana parasit ini ditemukan dengan densitas parasitemia rendah. Identifikasi dengan pemeriksaan berbasis molekuler mungkin meningkatkan akurasi penemuan walaupun belum memungkinkan di fasilitas kesehatan rutin.

Nyamuk An. balabacensis and An. maculatus pernah dilaporkan mampu menjadi vektor parasit ini. Masa perkembangan parasit ovale di tubuh nyamuk mencapai rata-rata 9 hari. Setelah nyamuk infektif menggigit orang, perkembangan parasit keluar dari sel hati dan menginvasi sel darah merah memerlukan waktu 10-14 hari. Parasit ini dapat memperbanyak diri setiap 50 jam. Kecepatan gelombang invasi parasit ini lebih lambat dibandingkan dengan parasit P. knowlesi (24 jam), namun kurang lebih sama dengan parasit P. falciparum (48 jam), namun lebih cepat dibandingkan P. vivax (72 jam) dan P. malariae (72 jam).

Sutherland et al berusaha menduga secara kasar bahwa jumlah kasus P. ovale di Afrika saja bisa mencapai minimal 15 juta kasus per tahun. Pada tahun 2010, tim peneliti tersebut menemukan bahwa adanya dua tipe karakter genetik P. ovale yang sama sekali berbeda yaitu P. ovale curtisi dan P. ovale wallikeri yang beredar di wilayah geografis yang sama. Hal ini kemudian dikonfirmasi oleh Ansari dan teman-teman dengan melakukan perbandingkan skala genom. Penemuan baru ini menimbulkan pertanyaan apakah mereka menyebabkan respon klinis yang berbeda, apakah bisa diidentifikasi dengan alat diagnostik saat ini, apakah kerentanan kedua spesies terhadap obat antimalaria berbeda, ataukah pola relapse antar kedua spesies itu berbeda. Penelitian ilmiah lebih lanjut untuk memahami biologi parasit perlu dilakukan sekaligus kajian dampaknya terhadap tantangan eliminasi malaria.

Beberapa contoh bacaan tentang infeksi parasit ini adalah :

Ansari HR, et al. Genome-scale comparison of expanded gene families in Plasmodium ovale wallikeri and Plasmodium ovale curtisi with Plasmodium malariae and with other Plasmodium species. Int J Parasitol.

Sutherland CJ, Tanomsing N, Nolder D, Oguike M, Jennison C, Pukrittayakamee S, Dolecek C, Hien TT, do Rosario VE, Arez AP, et al. 2010. Two nonrecombining sympatric forms of the human malaria parasite Plasmodium ovale occur globally. J Infect Dis. 201:1544-1550.