Pertemuan Sosialisasi Kegiatan Penyelidikan Epidemiologi Kasus dan Pemetaan Wilayah Fokus di Provinsi Sumatera Selatan

Pertemuan sosialisasi PE dan pemetaan wilayah fokus malaria ini Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan mengundang XX peserta yang berasal XX kabupaten/kota. Pertemuan diselenggarakan di Hotel Max One, Palembang dari tanggal 28-30 Agustus 2017.  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dra Hj Lesty Nurainy, Apt, MKes, mengingatkan peserta bahwa penguatan surveilans aktif merupakan salah satu intervensi yang harus diperkuat di daerah eliminasi dan pemeliharaan. Dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan, 8 diantaranya sudah mendapatkan sertifikat bebas malaria yaitu Kabupaten Banyu Asin (2014), Empat Lawang (2014), Kota Pagar Alam (2014), Kota Palembang (2014), Kota Prabumulih (2014), Ogan Ilir (2014), Ogan Komering Ilir (2014) dan Penukal Akab Lematang Ilir (2017). Untuk daerah yang menjadi fokus aktif dan non-aktif, setiap kasus yang ditemukan harus dipantau minum obatnya dan dilakukan follow-up pengobatannya sesuai panduan nasional. Surveilans migrasi harus diperkuat dengan mengamati secara seksama penduduk atau pendatang yang memiliki riwayat perjalanan dari daerah endemis malaria

Daftar peserta dalam kegiatan sosialisasi sebagai berikut:

xxx