Pertemuan Sosialisasi Kegiatan Penyelidikan Epidemiologi Kasus dan Pemetaan Wilayah Fokus di Provinsi Lampung

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengundang 46 peserta yang berasal lima kabupaten yang sudah masuk tahap eliminasi dan pemeliharaan untuk hadir dalam kegiatan sosialisasi kegiatan penyelidikan epidemiologi kasus dan pemetaan wilayah fokus. Lima kabupaten yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Kabupaten Lampung Barat, Lampung Utara, Lampung Timur, Lampung Tengah dan Tanggamus. Sosialisasi diselenggarakan di Hotel Marcopolo, Bandar Lampung dari tanggal 17-20 September 2017.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr. dr. Hj. Reihana, M. Kes, menyampaikan kepada seluruh peserta kegiatan bahwa setiap kabupaten yang sudah berada di tahap eliminasi harus mengupayakan penyelidikan epidemiologi terhadap setiap kasus positif malaria sebagai upaya kewaspadaan dini Kejadian Luar Biasa dan melakukan pencegahan terjadinya penularan. Setiap daerah harus melakukan pemetaan setiap kasusnya dan memetakan pula wilayah reseptifnya. Wilayah fokus malaria yang masih menjadi masalah harus dapat diidentifikasi.

Kepala Bidang P2P dalam penutupan acara memberikan 10 arahan kepada para peserta latian.

  1. Kabupaten yang akan diusulkan mendapatkan sertifikat eliminasi; Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Timur, Lampung Barat dan Tanggamus, mempersiapkan data-data sesuai dengan instrumen penilaian eliminasi.

  2. Setiap ditemukan kasus positif harus dilakukan penyelidikan epidemiologi dengan metode 1-2-5, bertujuan untuk respon cepat penanggulangan kasus malaria.

  3. Melakukan peta wilayah puskesmas yang mempunyai tempat perindukan anopheles.

  4. Unit pelayanan kesehatan pemerintah dan swasta mampu mendeteksi kasus secara dini dan mengobati secara tepat.

  5. Tersedia mikroskop/RDT dengan kualitas pemeriksaan sediaan darah malaria yang baik terutama di daerah yang beresiko penularan.

  6. Untuk kasus malaria positif dicatat dalam kartu pendertia.

  7. Pelaporan menggunakan e-Sismal untuk kabupaten yang belum rutin mengirimkan agar mengikuti kesepakatan kembali pengiriman laporan dari puskesmas di bawah tanggal 5, dari kabupaten ke provinsi di bawah tanggal 10 dan dari provinsi ke Kemenkes di bawah tanggal 15 setiap bulan.

  8. Kasus positif diobati ACT 100% dengan menyediakan setiap UPK obat ACT.

  9. Rumah sakit rujukan di setiap kabupaten/kota disediakan obat ACT dan Artemeter injeksi.

  10. Memperkuat surveilans migrasi puskesmas dalam usaha pemeliharaan daerah eliminasi malaria dengan cara mensosialisasikan kepada seluruh tenaga kesehatan dan perangkat desa. Bila ada pendatang dari daerah endemis ke wilayah eliminasi, maka diambil sediaan darahnya utk diperiksa.

Daftar peserta dalam kegiatan sosialisasi sebagai berikut:

  • Achmad Wahyudi, Amd. Kep (Dinkes Kab. Lampung Timur)
  • Agung Pratama, SKM (Dinkes Provinsi Lampung)
  • Arif Budi Saputra (PKM Kalirejo Kab. Lampung Tengah)
  • Bambang Setyawan, SKM (Dinkes Kab. Lampung Tengah)
  • Bambang Wijadmoko, SKM (PKM Simpang Agung Kab. Lampung Tengah)
  • Desy Lestari (PKM Sekincau Dinkes Kab. Lambar)
  • dr. Dian Mauli (PKM Ketapang Kab. Lampung Utara)
  • Dwi Urip Puji Rahayu, M. Kes (Dinkes Kab. Lampung Tengah)
  • Edward Ricardo, SKM, M. Kes (Dinkes Provinsi Lampung)
  • dr. Eka Agus Supriyanto (PKM Sukanegara Kab. Lampung Tengah)
  • Ervani Zuheldi, Amd. Kep (PKM Kelumbayan Kab. Tanggamus)
  • Ety Nugraheni (PKM Sukaraja Kab. Tanggamus)
  • Feri Setiandi, Amd. Kep (PKM Sukanegara Kab. Lampung Tengah)
  • Hendrazaerona, SKM (PKM Braja Harjosari Dinkes Lamtim)
  • Heni Widyawati (PKM Kota Agung Kab. Tanggamus)
  • Irwanto, Amd. Kep (PKM Putih Doh Kab. Tanggamus)
  • Ivan Juli Purnomo, Amd. AK (PKM Putih Doh Kab. Tanggamus)
  • Johan Wahyudi (Dinkes Kab. Tanggamus)
  • Jooni Ahmadi, SKM (Dinkes Kab. Lampung Utara)
  • Kadek Puspita Dewi (PKM Pasir Sakti Dinkes Lamtim)
  • Lilis Suryani (PKM Tebu Dinkes Kab. Lambar)
  • Lisye Yunita Nasution (PKM Kalirejo Kab. Lampung Tengah)
  • M Anisah (PKM Karya Tani Dinkes Lamtim)
  • M Yusuf, SKM, M. Kes (Dinkes Kab. Lampung Utara)
  • Maria Magdaleena APN, S. Kep (PKM Ketapang Kab. Lampung Utara)
  • Meizar, Amd. Keb, SKM (PKM Pasir Sakti Dinkes Lamtim)
  • Melanawati, SKM (Dinkes Kab. Tanggamus)
  • Minawati, Amd. Kep (PKM Kotabumi II Kab. Lampung Utara)
  • Noni Afriyani (PKM Kota Agung Kab. Tanggamus)
  • Novi Ismayati, SKM, (Dinkes Provinsi Lampung)
  • Ns. Cecep Kuswanto, S. Kep (PKM Kelumbayan Kab. Tanggamus)
  • Rika Listina, SKM, M. Kes (Dinkes Provinsi Lampung)
  • Siswanto, SKM (PKM Braja Harjosari Dinkes Lamtim)
  • Suharini, Amd. Keb (PKM Hi. Pemanggilan Kab. Lampung Tengah)
  • Sunardi, B.Sc (PKM Labuhan Maringgai Dinkes Lamtim)
  • Suparman (PKM Simpang Agung Kab. Lampung Tengah)
  • Tri Dewi Kurniasih, S. Kep (PKM Labuhan Maringgai Dinkes Lamtim)
  • Tri Widayati, Amd. Keb (PKM Hi. Pemanggilan Kab. Lampung Tengah)
  • Udoyo, SKM (PKM Sekincau Dinkes Kab. Lambar)
  • Wahyu Fitarini (Dinkes Kab. Lampung Barat)
  • Yani K. Wardhani, SKM, M. Kes (Dinkes Kab. Lampung Timur)
  • Yepi Sugrias R (PKM Tebu Dinkes Kab. Lambar)
  • dr. Hj. Yoane Lisa, DK (PKM Kotabumi II Kab. Lampung Utara)
  • Yoneza Fitri (PKM Sukaraja Kab. Tanggamus)
  • Yung Eko Utomo (Dinkes Kab. Lampung Barat)
  • Yusnita, AS, SKM (PKM Karya Tani Dinkes Lamtim)