Program penanganan malaria di Lambar akan dievaluasi

Guna mewujudkan Kabupaten Lampung Barat sebagai kabupaten eliminasi malaria, Dinas Kesehatan setempat, menggelar sosialisasi dan evaluasi peningkatan pelayanan kesehatan malaria, di aula BPKD, Kamis (26/7/2018).

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Barat Paijo dalam kegiatan itu menyampaikan, sosialisasi dan evaluasi program ini adalah tindaklanjut dari gerakan berantas kembali malaria. Dimana program itu telah dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan pada 8 April 2000 melalui forum kemitraan penanggulangan malaria dalam mewujudkan eliminasi malaria dimasing-masing daerah.

Terkait hal itu, kata Paijo, pada tahun ini tim penilai eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan RI akan melaksanakan kunjungan dalam rangka penilaian/menganalisa, baik secara data maupun lapangan tentang keberadaan malaria di Lambar.

“Kunjungan itu dilaksanakan pihak tim karena berdasarkan laporan data yang telah dihimpun menyatakan, bahwa dalam kurun waktu 3 tahun terakhir situasi malaria di Lambar sudah memenuhi syarat untuk menjadi kabupaten eliminasi malaria,” ujarnya.

Sebab, menurut Paijo, ada tiga indikator yang menjadi pertimbangan eliminasi malaria. Ketiga indikator itu antara lain selama 3 tahun terakhir angka Anual Parasite Incidence (API)<1. Kemudian Slide Positivity Rate (SPR)<5% dan ketiga tidak ada kasus indegenious (penularan setempat).

Sumber: lampost