Dinkes bersyukur Jatim dapat sertifikat eliminasi malaria

Surabaya , Museum Rekor Indonesia memberikan penghargaan kepada Kementerian Kesehatan atas inovasi pembuatan Larvitrap jenis terbanyak.

Ada 97 karya inovasi Larvitrap yang terdiri dari 67 jenis. Inovasi itu merupakan hasil karya Poltekkes Jatim, Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota di Jatim dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Kadinkes Jatim dr.Kohar Hari Santoso menuturkan,” Indonesia merupakan salah satu negara yang endemis penyakit tular vektor dan banyak penduduknya berdomisili didaerah yang beresiko yang tertular penyakit tular vektor khususnya demam berdarah dengue.

“Kita patut bersyukur mulai tahun 2018 seluruh kabupaten dan kota di Jatim telah mendapatkan sertifikat eliminasi malaria. Meski begitu kita meski tetap harus meningkatkan kewaspadaan dalam tahap pemeliharaan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit malaria atau munculnya kasus baru di Jatim,” tuturnya, Senin,17 September 2018

Lanjut kadis ,” Jawa Timur sejak 2 sampai 3 tahun lalu sudah dinyatakan bebas malaria baru atau penularan setempat. Program pengendalian demam berdarah menjadi prioritas nasional dalam pembangunan kesehatan,” lanjutnya pada Suksesi(Tabloid Politik dan Hukum Nasional)

“Rekayasa ini menjadi satu kesatuan untuk pengendalian wabah demam berdarah,” imbuhnya

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan Anung Sugihantono menambahkan ,” Pemerintah dalam pengendalian wabah demam berdarah menyentuh 3 aspek rekayasa, ” tambahnya

“Rekayasa itu antara lain rekayasa lingkungan , rekayasa pada nyamuk dan yang terakhir pada perilaku manusia,ketiga harus tercover dengan baik,” pungkasnya (ady)

Sumber: suksesinasional.com