Masuk musim hujan, ayo waspadai DBD dan malaria

Memasuki musim penghujan biasanya tubuh mudah terserang penyakit, mulai dari batuk pilek, demam hingga penyakit endemis seperti demam berdarah dengue (DBD) dan Malaria.

Untuk mengantisipasi hal tersebut masyarakat tidak perlu cemas dan khawatir, caranya dengan melakukan langkah antisipasi yang tepat agar jauh dari penyakit.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI)  kota Bandar Lampung dr. Aditya M. Biomed menguraikan memasuki musim hujan seperti saat ini biasanya yang dikhawatirkan oleh masyarakat adalah banyak air menggenang,  sehingga jika tidak cepat dibersihkan akan menjadi tempat indukan nyamuk, dan berkembang biak. Salah satu penyakit yang banyak menyerang selama musim penghujan salah satunya adalah penyakit DBD dan malaria, kedua penyakit tersebut sama-sama vektor  berasal dari nyamuk yang menggigit manusia.

“Semua penyakit vektor dari nyamuk yang endemis paling banyak terjadi ketika musim hujan seperti DBD dan malaria,” kata Adit kepada Lampost.co, Rabu (7/11/2018).

Bedanya, kata dia, DBD disebabkan oleh gigitan nyamuk aedis aygepty, sedangkan malaria disebabkan oleh nyamuk anopheles.Untuk mencegah dan mengantisipasi serangan penyakit tersebut selama musim hujan diantaranya dengan pemberantasan sarang-sarang nyamuk dengan cara 3 M yakni menutup saluran air,  mengubur sisa-sisa barang bekas seperti botol dan kaleng, serta menguras seperti bak air secara rutin seminggu sekali, sehingga nyamuk tidak bertelur di kamar mandi.

“Cara paling efektif untuk mencegah penyakit tersebut dengan cara 3M tadi,  jadi bukan hanya sekedar teori dengan 3M semua orang bisa melakukan dan tidak butuh biaya, ” kata Aditya yang juga kepala unit tranfusi darah Provinsi Lampung.

Sumber: lampost.co