Malaria Di Ende Utara Sebanyak 10 Kasus

Malaria Di Ende Utara Sebanyak 10 Kasus

Data kasus penyakit vektor tular nyamuk di wilayah Kecamatan Ende Utara,Kabupaten Ende, pada tahun 2018 sebanyak 10 kasus serta dengan 1 kasus kematian untuk penyakit DBD.

Kepala Puskesmas Kotaratu, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende,dr Fatimah Aroboesman mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Kamis (3/10/2019) di Ende.

Dikatakan selain masalah DBD, Kabupaten Ende sebagai sektor wisata memiliki Program kerja Ende Bebas Malaria Tahun 2022 dimana sejalan dengan Program Provinsi NTT yakni Eliminasi Malaria Tahun 2023.

Dikatakan pencegahan DBD serta eliminasi malaria melalui Surveilans Epidemiologi digalakkan dan dilaksanakan secara terorganisir di kelurahan dan desa maupun sekolah dengan cara penyuluhan dan pendidikan bagi tenaga kesehatan serta pembentukan Pokja Pencegahan dan Penanggulangan DBD di tingkat Desa/Kelurahan.

Selain itu pembentukan laskar jentik cilik anak usia SD dan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan peran serta masyarakat dan warga sekolah,” ujar dr Fatimah.

Dengan demikian diharapkan kasus DBD di Kabupaten Ende khususnya wilayah Kecamatan Ende Utara mengalami penurunan serta terwujudnya Kecamatan Ende Utara bebas malaria dan DBD,ujar dr Fatimah.

Sumber: kupang.tribunnews.com