Ini Cara Pasukan Kostrad Cegah Malaria di Pedalaman Mamberamo

Image

Pengasapan dengan insektisida jenis pyrethroid sintetis atau dikenal dengan istilah fogging dilakukan Satgas Yonif 755/Yalet Kostrad di Kampung Murumere, Pedalaman Mamberamo, untuk mencegah penyebaran penyakit malaria yang telah menjadi endemik di Papua.

Komandan Yonif 755/Yalet Kostrad, Letkol Inf Agus Rediyanto, mengungkapkan bahwa Papua memang merupakan daerah yang terkenal dengan penyakit malarianya, bahkan sudah banyak korban yang meninggal akibat penyakit yang ditimbulkan oleh nyamuk Anopheles itu.

“Pada umumnya kita ketahui malaria ini penyakit yang disebabkan oleh parasit plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi,” ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima AKURAT.CO, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Melihat kondisi tersebut, Agus mengatakan, lima orang personel Pos Murumere dipimpin Serda Yoki pada Minggu (27/10/2019) berupaya membantu masyarakat pedalaman melaksanakan pencegahan serta menekan angka penyebaran tersebut dengan cara fogging.

“Fogging atau pengasapan ini kita lakukan dengan sasaran kampung-kampung yang berada di pedalaman Kabupaten Mamberamo, salah satunya Kampung Murumere yang memiliki angka penularan malaria sangat tinggi,” katanya.

Walaupun dalam pelaksanaannya banyak kendala terkait transportasi dan wilayah yang merupakan sungai dan rawa, namun menurut Agus, tidak menyurutkan semangat prajurit untuk membantu masyarakat di pedalaman.

Lebih lanjut, Agus menyampaikan, kegiatan itu pun disambut baik oleh masyarakat khususnya warga Kampung Murumere yang mengetahui bahwa kampungnya telah diberikan upaya pencegahan penyakit malaria oleh Satgas Yonif 755/Yalet.

Kepala Kampung Murumere, Hendrikus Tasti, menilai bahwa kegiatan ini sangatlah positif dan membantu masyarakat.

“Selain fogging, Bapak TNI juga memberikan pengetahuan terkait gejala malaria dan cara hidup bersih agar terhindar dari penyakit malaria, sehingga masyarakat merasa senang dan lebih mengerti,” ungkapnya.

“Semoga dengan adanya perhatian seperti ini maka hubungan komunikasi serta kepercayaan dan kecintaan masyarakat kepada TNI akan semakin bertambah,” ujar Hendrikus menambahkan.

Sumber: akurat.co